Sebuah langkah maju signifikan digagas oleh PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui unit bisnisnya, XLSmart, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Kolaborasi ini melahirkan sebuah inisiatif baru bernama DigiHer, sebuah program yang dirancang khusus untuk membekali jutaan perempuan Indonesia dengan keterampilan digital. Inisiatif ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah platform terintegrasi yang diharapkan mampu memberdayakan perempuan di era digital yang kian pesat.
Program DigiHer secara resmi diluncurkan sebagai sebuah fitur inovatif di dalam aplikasi Sisternet. Kehadiran DigiHer di platform Sisternet diharapkan dapat memperluas jangkauan dan kemudahan akses bagi para perempuan untuk terlibat dalam berbagai materi pembelajaran digital. Target ambisius ditetapkan, yakni menjangkau setidaknya 2,4 juta perempuan di seluruh penjuru Indonesia, memberikan mereka kesempatan yang sama untuk beradaptasi dan unggul di dunia digital.
DigiHer: Akselerator Pemberdayaan Digital Perempuan Indonesia
Program DigiHer merupakan buah sinergi kuat antara XLSmart, yang berfokus pada solusi pembelajaran digital, dan Kemenkominfo, yang memiliki mandat luas dalam pengembangan literasi digital masyarakat Indonesia. Peluncuran fitur DigiHer di dalam aplikasi Sisternet menandai sebuah terobosan dalam upaya meningkatkan akses pembelajaran digital bagi perempuan di tanah air. Kemitraan strategis ini membidik target yang jelas: memberdayakan 2,4 juta perempuan agar mahir menggunakan teknologi digital.
Fitur Unggulan dalam Sisternet: Gerbang Belajar Digital yang Mudah Diakses
DigiHer dihadirkan sebagai bagian integral dari aplikasi Sisternet. Sisternet sendiri telah dikenal sebagai platform yang dirancang untuk memberdayakan perempuan melalui berbagai sumber daya dan komunitas. Dengan penambahan fitur DigiHer, pengguna Sisternet kini memiliki akses langsung ke berbagai materi pembelajaran yang berfokus pada peningkatan literasi dan keterampilan digital. Tujuannya sederhana namun krusial: memastikan tidak ada lagi perempuan yang tertinggal dalam arus transformasi digital.
Melalui DigiHer, perempuan Indonesia akan diperkenalkan pada berbagai aspek penting dalam dunia digital. Mulai dari dasar-dasar penggunaan internet, keamanan siber, pemanfaatan media sosial untuk hal positif, hingga keterampilan yang lebih spesifik seperti pemasaran digital dasar, pengelolaan bisnis online, dan penggunaan aplikasi perkantoran digital. Konten pembelajaran dirancang agar mudah dipahami dan aplikatif, disesuaikan dengan kebutuhan dan latar belakang perempuan dari berbagai segmen masyarakat.
Target 2,4 Juta Perempuan: Membangun Ekosistem Digital yang Inklusif
Angka 2,4 juta perempuan yang menjadi target program DigiHer bukanlah sekadar statistik. Ini merepresentasikan sebuah visi besar untuk membangun ekosistem digital yang lebih inklusif di Indonesia. Kesenjangan digital berbasis gender masih menjadi tantangan nyata di banyak negara, termasuk Indonesia. Perempuan, dalam berbagai alasan, seringkali menghadapi hambatan lebih besar dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
DigiHer hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Dengan menyediakan akses yang lebih mudah dan materi yang relevan, program ini berupaya memberdayakan perempuan agar tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi produsen konten, pelaku ekonomi digital, dan agen perubahan dalam komunitas mereka. Keterampilan digital yang diperoleh diharapkan dapat membuka pintu peluang baru, baik dalam karir, pengembangan usaha, maupun partisipasi aktif dalam masyarakat.
Peran XLSmart dan Kemenkominfo dalam Era Digital
XLSmart, sebagai unit bisnis XL Axiata yang bergerak di bidang solusi pembelajaran digital, memainkan peran sentral dalam pengembangan konten dan infrastruktur pembelajaran DigiHer. Pengalaman XLSmart dalam menyediakan platform pembelajaran online yang efektif menjadi landasan kuat bagi keberhasilan program ini. Mereka berkomitmen untuk menghadirkan materi yang berkualitas, relevan dengan tren terkini, dan disajikan dengan metode yang menarik.
Di sisi lain, Kemenkominfo, melalui berbagai program literasi digital yang telah berjalan, membawa keahlian dan jaringan yang luas. Kolaborasi dengan Kemenkominfo memastikan bahwa program DigiHer selaras dengan kebijakan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang cakap digital. Dukungan Kemenkominfo juga krusial dalam hal sosialisasi program ke berbagai lapisan masyarakat dan komunitas perempuan di seluruh Indonesia.
Sinergi Berkelanjutan untuk Masa Depan Digital Perempuan
Peluncuran DigiHer oleh XLSmart dan Kemenkominfo bukan sekadar sebuah program sementara. Ini adalah komitmen jangka panjang untuk memastikan bahwa perempuan Indonesia tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan diri dan bangsa. Dengan menjangkau 2,4 juta perempuan, DigiHer berpotensi menciptakan efek domino positif yang meluas ke keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat.
Investasi dalam literasi digital perempuan adalah investasi pada masa depan Indonesia. Ketika perempuan diberdayakan secara digital, mereka memiliki potensi lebih besar untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, inovasi sosial, dan pembangunan berkelanjutan. DigiHer menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dapat menghasilkan solusi yang efektif dan berdampak luas untuk menjawab tantangan zaman.








Tinggalkan komentar