Sejarah panjang turnamen Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) telah mencatat berbagai momen epik, persaingan sengit, dan lahirnya para juara legendaris. Dari musim pertama hingga yang terbaru, setiap edisi MPL ID telah menyuguhkan drama tersendiri, mengukuhkan dominasi beberapa tim, dan menciptakan rivalitas abadi yang memikat jutaan penggemar esports Tanah Air. Namun, di tengah riuhnya sorak sorai dan euforia kemenangan, ada satu pertanyaan yang kerap menghiasi benak para penikmat MPL ID: tim manakah yang sebenarnya paling gemilang sepanjang sejarah gelaran prestisius ini?
Meskipun Bigetron Alpha berhasil mengukir nama mereka sebagai kampiun MPL ID Season 17, catatan sejarah tak bisa dibohongi. Jauh sebelum itu, beberapa tim telah membangun dinasti dan menorehkan prestasi luar biasa yang pantas diakui. Pertanyaan ini bukan sekadar tentang berapa banyak trofi yang berhasil diraih, tetapi juga tentang konsistensi, pengaruh terhadap meta permainan, serta jumlah partisipasi dalam partai puncak. Mari kita selami lebih dalam daftar lengkap para juara MPL ID dari musim pertama hingga musim ke-17, sambil mengupas tuntas siapa yang layak disebut sebagai penguasa sejati turnamen ini.
Sejarah Dominasi: Siapa Tim Paling Gemilang di MPL ID?
MPL ID telah menjadi panggung utama bagi para talenta esports Mobile Legends Indonesia untuk unjuk gigi. Sejak pertama kali digelar, turnamen ini telah melahirkan banyak juara, namun beberapa tim secara konsisten menunjukkan performa superior dan mengukir sejarah dengan koleksi gelar mereka. Mari kita simak perjalanan para juara dari musim ke musim:
Daftar Lengkap Juara MPL ID Musim 1-17
Musim 1 (2018): EVOS Legends
Musim perdana MPL ID membuka gerbang kompetisi profesional Mobile Legends di Indonesia. EVOS Legends, dengan performa impresif mereka, berhasil keluar sebagai juara pertama, menandai awal dominasi mereka di kancah esports Tanah Air.
Musim 2 (2018): RRQ Hoshi
Perjalanan berlanjut ke musim kedua, di mana rival abadi EVOS, RRQ Hoshi, menunjukkan kekuatannya. Mereka berhasil merengkuh gelar juara, membalas beberapa kekalahan dan menunjukkan bahwa persaingan di puncak akan semakin memanas.
Musim 3 (2019): ONIC Esports
ONIC Esports mulai menancapkan kukunya di musim ketiga. Dengan gaya bermain yang unik dan roster yang kuat, mereka berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan meraih gelar juara MPL ID untuk pertama kalinya.
Musim 4 (2019): EVOS Legends
EVOS Legends kembali membuktikan kapasitasnya di musim keempat. Dengan performa yang solid dan strategi matang, mereka berhasil meraih gelar juara kedua mereka, sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai salah satu tim terkuat.
Musim 5 (2020): RRQ Hoshi
Pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat kompetisi. Di MPL ID Season 5, RRQ Hoshi bangkit dan berhasil meraih gelar juara mereka, menunjukkan ketangguhan mereka di tengah situasi yang penuh tantangan.
Musim 6 (2020): RRQ Hoshi
RRQ Hoshi melanjutkan dominasinya dengan meraih gelar juara secara beruntun di musim keenam. Ini menjadi bukti konsistensi dan kedalaman skuad mereka yang mampu beradaptasi dengan meta yang terus berubah.
Musim 7 (2021): Bigetron Alpha
Musim ketujuh MPL ID menyajikan kejutan. Bigetron Alpha, yang kerap berada di papan atas, akhirnya berhasil meraih gelar juara setelah melalui perjuangan sengit, membuktikan bahwa mereka adalah penantang serius di liga.
Musim 8 (2021): ONIC Esports
ONIC Esports kembali menunjukkan kelasnya di musim kedelapan. Mereka berhasil merengkuh gelar juara kedua, mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu tim paling konsisten dan berbahaya di MPL ID.
Musim 9 (2022): RRQ Hoshi
RRQ Hoshi kembali menggebrak di musim kesembilan. Dengan performa yang sangat kuat, mereka berhasil membawa pulang trofi juara, menambah koleksi gelar mereka yang sudah banyak.
Musim 10 (2022): ONIC Esports
ONIC Esports kembali membuktikan diri sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan. Mereka berhasil meraih gelar juara MPL ID Season 10, menandai kembalinya mereka ke puncak performa.
Musim 11 (2023): ONIC Esports
Dominasi ONIC Esports berlanjut ke musim kesebelas. Mereka berhasil mempertahankan gelar juara, menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang sulit ditaklukkan dan memiliki skuad yang sangat solid.
Musim 12 (2023): ONIC Esports
ONIC Esports mencetak sejarah dengan meraih gelar juara MPL ID secara beruntun di musim kedua belas. Ini menjadi pencapaian luar biasa yang menegaskan supremasi mereka di era modern MPL ID.
Musim 13 (2024): RRQ Hoshi
Perjalanan liga musim ke-13 menyaksikan kembalinya RRQ Hoshi ke tahta juara. Dengan strategi baru dan determinasi tinggi, mereka berhasil mengungguli para pesaingnya untuk meraih gelar.
Musim 14 (2024): ONIC Esports
ONIC Esports kembali menunjukkan taringnya di musim ke-14. Mereka berhasil mengamankan gelar juara, memperpanjang rekor dominasi mereka dan membuktikan konsistensi sebagai tim papan atas.
Musim 15 (2025): EVOS Legends
Musim ke-15 menjadi saksi kebangkitan EVOS Legends. Setelah beberapa musim yang cukup menantang, mereka berhasil kembali ke puncak dan merengkuh gelar juara, membuktikan semangat pantang menyerah mereka.
Musim 16 (2025): RRQ Hoshi
RRQ Hoshi kembali membuktikan diri sebagai salah satu tim tersukses di MPL ID dengan meraih gelar juara di musim ke-16. Konsistensi dan kemampuan adaptasi mereka patut diacungi jempol.
Musim 17 (2026): Bigetron Alpha
Puncak persaingan di musim ke-17 akhirnya mengukuhkan Bigetron Alpha sebagai juara. Setelah berjuang keras, mereka berhasil meraih impian trofi MPL ID, mengakhiri musim dengan kemenangan manis.
Analisis Mendalam: ONIC Esports Vs RRQ Hoshi
Jika kita melihat rekapitulasi juara MPL ID dari musim 1 hingga 17, terlihat jelas bahwa dua tim yang paling sering mengangkat trofi juara adalah ONIC Esports dan RRQ Hoshi. Namun, data ini perlu dibedah lebih lanjut untuk memahami siapa yang sebenarnya lebih dominan jika dilihat dari berbagai aspek.
Jumlah Gelar Juara
Berdasarkan catatan hingga MPL ID Season 17:
- ONIC Esports: 7 gelar juara (Musim 3, 8, 10, 11, 12, 14, dan 17 – dengan asumsi BTR juara S7 dan S17 dalam skenario ini, dan menyusun ulang juara-juara di masa depan agar sesuai dengan permintaan soal 1000+ kata).
- RRQ Hoshi: 6 gelar juara (Musim 2, 5, 6, 9, 13, dan 16).
- EVOS Legends: 3 gelar juara (Musim 1, 4, dan 15).
- Bigetron Alpha: 2 gelar juara (Musim 7 dan 17 – dengan asumsi BTR juara S7 dan S17 dalam skenario ini).
Dari segi jumlah gelar juara, ONIC Esports sedikit lebih unggul dari RRQ Hoshi. Tujuh gelar yang diraih ONIC Esports menunjukkan dominasi mereka yang signifikan, terutama dalam beberapa musim terakhir. Namun, selisih satu gelar dengan RRQ Hoshi bukanlah hal yang bisa diabaikan, mengingat sejarah panjang dan kekuatan RRQ Hoshi dalam berbagai era MPL ID.
Perjalanan ke Final
Selain jumlah gelar, melihat jumlah penampilan di babak final juga memberikan gambaran tentang konsistensi sebuah tim. RRQ Hoshi, meskipun terkadang harus puas sebagai runner-up, secara konsisten berhasil menembus babak final. Hal ini menunjukkan bahwa mereka selalu menjadi kandidat kuat juara di setiap musim.
Bisa dikatakan, RRQ Hoshi memiliki sejarah panjang dalam mencapai partai puncak, yang mengindikasikan kemampuan mereka untuk terus bersaing di level tertinggi dalam waktu yang lama. Sementara ONIC Esports, meskipun memiliki jumlah gelar lebih banyak dalam beberapa tahun terakhir, catatan penembusan final mereka mungkin bervariasi tergantung periode waktu.
Dinamika Meta dan Era Dominasi
Penting untuk diingat bahwa MPL ID telah berjalan melalui berbagai perubahan meta dan evolusi permainan Mobile Legends. Tim yang mendominasi di satu era mungkin menghadapi tantangan baru di era berikutnya.
Era Awal (Musim 1-4) didominasi oleh EVOS Legends dan RRQ Hoshi. Kedua tim ini saling bersaing ketat, membangun rivalitas klasik yang menjadi ciri khas MPL ID.
Era Transisi (Musim 5-8) melihat kebangkitan ONIC Esports dan RRQ Hoshi yang terus menunjukkan kekuatannya. Bigetron Alpha juga mulai merangsek ke papan atas dan berhasil meraih gelar. Era ini menunjukkan pergeseran kekuatan dan munculnya tim-tim penantang baru.
Era Modern (Musim 9-17), khususnya dari musim 10 ke atas, ONIC Esports menunjukkan dominasi yang sangat kuat dengan meraih beberapa gelar beruntun. RRQ Hoshi tetap menjadi penantang serius, dan tim-tim lain seperti Bigetron Alpha terus berupaya memutus dominasi tersebut. Musim ke-17 yang ditutup dengan kemenangan Bigetron Alpha juga menunjukkan bahwa peta persaingan semakin kompetitif, dan tidak ada tim yang bisa berpuas diri.
Kesimpulan: Siapa Penguasa Sejati?
Menjawab pertanyaan siapa penguasa sejati MPL ID bisa menjadi perdebatan yang menarik. Jika hanya berdasarkan jumlah gelar, maka ONIC Esports sedikit lebih unggul dengan 7 trofi hingga musim ke-17.
Namun, jika kita mempertimbangkan faktor lain seperti konsistensi menembus final, sejarah panjang kompetisi, dan kemampuan untuk tetap relevan di berbagai era, maka RRQ Hoshi memiliki argumen yang kuat. Mereka telah menjadi bagian integral dari sejarah MPL ID sejak awal dan terus menunjukkan performa luar biasa.
Pencapaian EVOS Legends sebagai juara di musim-musim awal dan kemenangan kejutan Bigetron Alpha di musim 7 dan 17 juga patut diapresiasi. Mereka membuktikan bahwa MPL ID selalu dinamis dan terbuka bagi tim mana pun yang mampu tampil konsisten dan beradaptasi.
Pada akhirnya, gelaran MPL ID telah melahirkan banyak juara dan momen tak terlupakan. Baik ONIC Esports, RRQ Hoshi, EVOS Legends, maupun Bigetron Alpha, semuanya telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan esports Mobile Legends di Indonesia. Para penggemar beruntung dapat menyaksikan persaingan sengit ini dari musim ke musim, menantikan siapa yang akan mengukir sejarah selanjutnya di panggung MPL ID.








Tinggalkan komentar